Undang Undang Tentang Donor Asi Yang Mulai Tren

PT Equityworld Futures – Jakarta, Donor ASI jadi alternatif pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi,

bila bayi tidak dapat mendapat ASI dari ibu kandungnya. Contohnya, si ibu wafat, tak mampu memproduksi, atau tidak mampu berikan ASI sebab keadaan tertentu.

Di Indonesia sendiri, gimana praktik donor ASI terjadi?

Disampaikan dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA, hingga sekarang ini belum ada tubuh husus yg mengelola donor ASI.

Cuma saja, di hunian sakit akbar seperti RS Cipto Mangunkusumo yg telah terakreditasi internasional,

persyaratan donor ASI lebih ketat. Dikarenakan, di RSCM umumnya digunakan donor ASI utk bayi-bayi sakit atau prematur yg mesti dirawat terpisah dgn ibunya.

“Pemisahan ini tidak jarang kali dapat menurunkan produksi ASI disamping mereka yg melahirkan prematur produksi ASI-nya pun macet

sebab belum waktunya ASI ke luar kepada kehamilan yg belum pass bln,” kata perempuan yg akrab disapa dr Tiwi.

Jikalau membandingkan bersama negeri lain seperti Amerika,

dr Tiwi menyampaikan di sana cuma ada satu hingga dua tubuh yg kusus yg mengelola donor ASI.

diluar itu, peraturannya pula lebih ketat & dikelola kusus dgn budget yg akbar sebab pengelolaan donor ASI memerlukan sekian banyak tehnologi.

 

PT Equityworld Futures : Laki-laki yg Berjuang Cari Donor ASI buat Bayinya Demi Mewujudkan ‘Wasiat’ Istri

 

Tujuannya, biar ASI yg dikasih aman & berguna utk bayi-bayi di Neonatal Intensive Care satuan(NICU) yg dibantu.

Lantas, dengan cara apa dgn peraturan soal donor ASI di Indonesia?

“Salah satunya yaitu ASI tak boleh diperjual belikan & cocok indikasi dalam diskusi itu aku kebetulan hadir

dan menuturkan bahwa donor ASI mesti dilakukan seketat donor darah sebab potensial menularkan penyakit seperti HIV,

hepatitis B atau C, pula sekian banyak penyakit lain seperti HTLV2 yg susah dideteksi dgn sensor lab teratur biasa,” jelas dokter yg praktik di RS Umi Jakarta ini.

news by PT Equityworld Futures