Syarat Wajib Pajak Yang Mendapat Tax Amnesty

PT Equityworld Futures – Jakarta Pemerintah sudah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomer 118/PMK.03/2016 berkaitan Pembuatan Undang-undang (UU) Tax Amnesty. Ada sekian banyak persyaratan yg mesti dipenuhi Wajib Pajak (WP) utk memperoleh pengampunan pajak.

Sesudah tiga hri acara kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty terjadi, animo warga lumayan tidak sedikit. Ada seseorang yg sudah melaksanakan deklarasi dgn jumlah harta se besar Rupiah 100 miliar.

Begitu di sampaikan Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, kala ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/7/2016).

“Kemarin telah ada sekian banyak yg declare (deklarasi), telah pecah telur tempo hari, ada sekian banyak pendapat harta. Ada tebusan serta telah masuk. Pendapat hartanya kira kira Rupiah 100 miliar,” tuturnya.

Mardiasmo menegaskan, deklarasi harta Rupiah 100 miliar itu berasal dari seseorang wajib pajak. Tapi Mardiasmo tak mampu mengungkapkan data dari wajib pajak tersebut. Lantaran tepat ketetapan, data peserta tax amnesty tak boleh dibocorkan terhadap siapapun dgn keperluan apapun.

“Itu telah masuk yg mutlak telah pecah telur. Di Harapkan semaksimal kemungkinan,” kata Mardiasmo.

Mantan Kepala Badan Pengawas Keuangan Dan Pembangunan tersebut optimistis, acara tersebut menuai tidak sedikit penggemar. Kepada hri perdana memang lah tidak sedikit yg cuma sekedar mencari kabar, hri ke-2 membawa formulir & hri ke3 sejak mulai jalankan deklarasi.

 

PT Equityworld Futures:  Syarat Wajib Pajak Yang Mendapat Tax Amnesty

 

“Kalau hri perdana itu baru ke help desk, pertanyaan,” jelas Mardiasmo.

Ditjen Pajak sediakan sarana kumplit buat peserta tax amnesty. Termasuk Juga pelayanan bank apabila dibutuhkan peserta nantinya.

“Kami pula minta perbankan didekatkan di situ. Menjadi disaat pertanyaan di help desk, konsisten isi, dulu serentak bayar. Serta disaat disaat pengajuan harta, Sekaligus opini,” pungkasnya.

Dalam beleid aturan pelaksana tersebut yg dikutip Liputan6.com, Jakarta, Jumat (22/7/2016), sarana pengampunan pajak yg dapat diperoleh WP, adalah :

1.Penghapusan pajak terutang yg belum diterbitkan ketentuan pajak
2. Penghapusan sanksi administrasi perpajakan berupa bunga atau denda
3. Tak dilakukan sensor pajak, sensor kenyataan permulaan, & penyidikan tindak pidana di sektor perpajakan
4. Penghentian sensor pajak, sensor kenyataan permulaan, & penyidikan tindak pidana di bagian perpajakan

Ada satu keuntungan bagi WP yg ikut tax amnesty, merupakan pembebasan Pajak Pendapatan (PPh) atas balik nama atau pengalihan hak kepada harta saham, ataupun harta tak bergerak berupa tanah & bangunan.

WP yg bakal memakai acara pengampunan pajak lebih-lebih dulu mesti mengatakan Surat Pendapat Harta (SPH) & memenuhi persyaratan.

Di Pasal 13 PMK 118 disebutkan, WP yg mengatakan Surat Opini mesti memenuhi persyaratan, antara lain :

1. Mempunyai Nomer Pokok Wajib Pajak (NPWP)
2. Membayar duit tebusan
3. Melunasi seluruhnya tunggakan pajak
4. Melunasi pajak yg tak atau kurang dibayar
5. Mengemukakan Surat Pemberitahuan Pajak gaji(SPT PPh) terakhir
6. Mencabut permohonan & pengajuan :
– Pengembalian kelebihan pembayaran pajak
– Pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi dalam Surat Ketentuan Pajak (SKP) atau Surat Tagihan Pajak (STP)
– Pengurangan atau pembatalan (SKP) yg tak benar
– Keberatan
– Pembetulan atas STP, SKP atau surat ketentuan
– Banding
– Gugatan, & atau
– Peninjauan kembali

news by  PT Equityworld Futures