Solar Impulse Pesawat Tanpa Bahan Bakar Terbang Ke Kairo

PT Equityworld Futures – Solar Impulse terbang meninggalkan Seville, Spanyol, menuju Kairo, Mesir.

Ini penerbangan sebelum penerbangan final pesawat tidak dengan bahan bakar tersebut menuju Abu Dhabi.

Perjalanan itu membutuhkan disaat kira kira 48 sampai 72 jam, tergantung keadaan cuaca selagi perjalanan.

PT Equityworld Futures – Solar Impulse bakal terbang sampai Rabu atau Kamis pagi sebelum mendarat di Kairo

PT Equityworld Futures - Solar Impulse (3)

Perjalanan mengelilingi dunia ini dimulai Maret 2015. Ke-2 pilot sharing pekerjaan sewaktu penerbangan.

Andre Borschberg memegang kendali dalam penerbangan Seville-Cairo;

Bertrand Piccard yg bakal menyelesaikan tantangan keliling dunia ini bersama menerbangkan Solar Impulse kembali ke Uni Emirat Arab.

Pengelola misi ini mau pesawat mendarat di Mesir kepada pagi hri ketika angin & temperatur mensupport.

Lihat: Ide Kreatif Masyarakat Brebes Memanfaatkan Momen Kemacetan Di Jalan

& mereka mesti teramat hati-hati tak menjelaskan sel surya di pesawat dgn panas yg terlampaui tinggi disaat diparkir di Kairo.

Apabila Solar Impulse tak siap mendarat di Mesir Rabu pagi (13/07), sehingga pesawat tersebut bakal menunggu di hawa sampai Kamis pagi.

PT Equityworld Futures – Target terakhir Solar Impulse yakni Abu Dhabi.

PT Equityworld Futures - Solar Impulse (4)

“Angin utk mendarat cuma baik dari pukul dua sampai delapan pagi,” terang direktur penerbangan Raymond Clerc.

“Lalu, jikalau mesti mendarat setelahnya, temperatur di darat dapat terlampaui tinggi,

Dan ini dapat jadi masalah utk landasan [untuk memindahkan pesawat ke hanggar].

Kalau terbang, tak ada masalah dikarenakan pesawat dikendalikan oleh kecepatan angin.”

Penerbangan sebelum penerbangan final ini menyeberangi tujuh negeri & melintasi trayek-trayek hawa yg sibuk.

Pesawat yg bergerak lambat ini pun mesti mempertimbangkan operasi militer hawa di daerah Mediterania & Afrika Utara.

Bagi Bertrand Piccard, terbang ke Mesir jadi jejak mutlak buat proyek yg dirinya mulai sejak ini.

Mesir yakni area di mana 17 th dulu ia mendaratkan Breitling Orbiter 3 – balon hawa mula-mula yg mengelilingi dunia tidak dengan henti.

PT Equityworld Futures – Trayek Solar Impulse mesti perhitungkan operasi militer di sekian banyak kawasan.

PT Equityworld Futures - Solar Impulse (2)

“Kami tiba di sana dgn bahan bakar yg tersisa teramat sedikit – gas propana yg mesti dibakar supaya balon sanggup masih mengudara.

Aku mendarat di sana dgn persediaan dibawah 1%, & aku amat sangat takut kekurangan gas hingga maksud.

Dan di situlah aku berbicara aku ingin terbang keliling dunia lagi tapi tak dgn bahan bakar,” petualang asal Swiss itu berbicara.

BBC/KEnzo