Rilis Permendag Nomer 63 Th 2016 Tentang Harga Acuan Komoditas Pangan

PT Equityworld Futures, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) launcing peraturan baru yg penetapan harga acuan bagi tujuh komoditas pangan.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomer 63 Th 2016 tentang‎ Harga Acuan Pembelian di Tingkat Petani

& Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen‎.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengemukakan, aturan ini bertujuan buat menurunkan & membuat stabilitas harga pangan.

Tujuh komoditas pangan yg diatur harga acuannya antara lain beras, jagung, kedelai, gula, bawang merah, cabai, & daging sapi.

“Terdapat tujuh komoditas yg ditetapkan harga acuannya. Kami menginginkan para petani lebih sejahtera,

para pedagang mendapat keuntungan yg wajar & customer memperoleh harga yg lebih terjangkau,

” ucap dirinya dalam keterangan terdaftar di Jakarta, Kamis (15/9/2016).

PT Equityworld Futures: Rilis Permendag Nomer 63 Th 2016 Tentang Harga Acuan Komoditas Pangan

 

Menurut Enggar, penetapan ini sekaligus sbg tindak lanjut amanat Peraturan Presiden (Perpres) No. 71 Th 2015 berkenaan Penetapan & Daya Simpan Barang Kepentingan Pokok & Barang Mutlak. “Harga acuan tersebut ditetapkan buat menjamin ketersediaan, stabilitas, & kepastian harga baik di tingkat petani ataupun customer,” kata beliau.

Dalam Permendag ini, ditetapkan dua tipe harga acuan buat tiap komoditas, merupakan harga acuan pembelian di tingkat petani & harga acuan penjualan di tingkat kastemer. Harga acuan ini dapat berlaku sewaktu empat bln & dapat dievaluasi pas keadaan yg berkembang.

”Fluktuasi harga ketujuh komoditas tersebut dapat dipantau terus-menerus. Seandainya harga pembelian di bawah harga acuan & harga penjualan berada di atas harga acuan, sehingga pemerintah dapat laksanakan langkah-langkah stabilisasi harga,” kata beliau.

Penetapan harga acuan tersebut diinginkan bakal mengendalikan harga di tingkat customer, namun konsisten menguntungkan bagi petani & peternak. Harga acuan serta jadi referensi bagi Perum Bulog & atau Badan Usaha Milik Negara yang lain dalam melakukan penugasan pemerintah terkait upaya stabilisasi harga.

Juga Sebagai implementasi awal Permendag ini, Kemendag sudah meminta PD Pasar Jaya buat mendistribusikan gula pada pembeli dgn harga maksimum Rupiah 12.500 per kg.

“PD Pasar Jaya sudah berkomitmen penuh melakukan penyaluran gula terhadap pembeli lewat pedagang-pedagang di 43 pasar yg berada dibawah naungan PD Pasar Jaya dengan cara serta-merta,” tandas ia.

news by PT Equityworld Futures