Rilis Ekonomi Pisitif Membuat Harga Emas Turun Sampai 1,2%

PT Equityworld Futures, New York – Harga emas melemah ke level terendah dalam empat bln seiring launcing data ekonomi positif membangkitkan angan-angan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) bakal naik kepada akhir th ini.

Harga emas turun 1,2 prosen ke level US$ 1.253 per ounce. Harga emas itu masuk level terendah sejak 7 Juni. Bahkan di bawah rata-rata harian tatkala 200 hri di kisaran US$ 1.256. Hal ini dinilai sinyal harga emas bakal merosot.

 

PT Equityworld Futures: Rilis Ekonomi Pisitif Membuat Harga Emas Turun Sampai 1,2%

Rilis data ekonomi AS mempengaruhi harga emas. Data ekonomi terakhir memberi tahu jikalau klaim pengangguran mingguan menurun. Hal itu mendorong keyakinan pada ekonomi & menolong pergerakan dollar AS. Indeks dollar AS naik 0,4 persen.

Penguatan data ekonomi AS mendorong cita-cita bank sentral AS bakal kembali naikkan suku bunga bunga. Berdasarkan data CME Fed Watch Tool, lebih kurang 60 % mungkin bank sentral AS naikkan suku bunga kepada Desember.

Kenaikan suku bunga sanggup berimbas ke harga emas & mendongkrak dollar AS. peningkatan imbal produk surat utang & performa dollar AS dalam sekian banyak hri sudah bebani harga emas. Saya tak harapkan kejutan gede bagi data tenaga kerja & pun pemilihan,” papar Adam Koos, Presiden Libertas Welath Management seperti dikutip dari page Marketwatch, Jumat (7/10/2016).

Ia meneruskan, bank sentral AS dapat condong diam, & tersangka pasar dapat menyaksikan harga emas di kisaran US$ 1.200 juga sebagai level terendah.

news by PT Equityworld Futures