Reshuffle Kabinet Baru Theresa May

PT Equityworld Futures, London – Sesudah resmi menjabat sbg Pertama Menteri Inggris, Theresa May tak membuang-buang saat buat merombak kabinetnya. Sekian Banyak politikus Pro Brexit pula mendapat posisi, salah satunya yaitu mantan Walikota London Boris Johnson.

Johnson yg belum sempat duduk di kabinet ditunjuk jadi Menteri Luar Negara Inggris.

Ia dikenal lantaran gayanya yg nyentrik & bahasanya yg tak diplomatis. Johnson ialah sosok paling menonjol dalam kampanye Inggris utk meninggalkan Uni Eropa yg berunjung terhadap Brexit.

Begitu dilansir Reuters, Kamis (14/7/2016).

Kementerian Luar Negara Amerika Serikat serta-merta menyebutkan siap bekerja sama bersama Johnson.

Menyaksikan ke belakang, Johnson sempat menyamakan Hillary Clinton sbg ‘perawat sadis di hunian sakit jiwa’ & yg terupdate yakni bahwa dirinya takut ke New York sebab berisiko buat berjumpa Donald Trump.

 

PT Equityworld Futures: Perombakan yang di lakukan Perdana Menteri Theresa May

Johnson menjabat juga sebagai walikota London sejak 2008 sampai 2016 yg selanjutnya digantikan oleh Sadiq Khan.

Penunjukannya dinamakan sbg salah satu yg paling mengagetkan.

PM May pula menunjuk Philip Hammond yang merupakan Menteri Keuangan.

Hammond sempat menjabat yang merupakan Menteri Transportasi & Menteri Pertahanan. Dirinya miliki beban berat buat mengatasi resesi ekonomi sesudah Brexit.

Eks Menteri Energi Amber Rudd ditunjuk juga sebagai Menteri Dalam Negara.

Sesudah Brexit, Rudd bertanggung jawab buat menangani masalah imigrasi. Beliau berada di kubu ‘Remain’ disaat referendum.

Liam Fox ditunjuk sbg Menteri Perdagangan Internasional. Laki Laki berumur 54 thn ini telah menjabat banyaknya posisi senior.

Ia dapat menangani perubahan kebijakan perdagangan Inggris sesudah ke luar dari Uni Eropa.

May memberikan posisi Menteri Pertahanan ke Michael Fallon. Beliau yakni mantan Wakil Ketua Partai Konservatif yg waktu ini berkuasa.

Tepat janjinya, PM May pula menciptakan posisi baru utk memimpin keluarnya Inggris dari Uni Eropa adalah Kepala Negosiasi Brexit.

Posiis itu dijabat oleh David Davis, politikus senior Partai Konservatif yg dikalahkan Cameron dalam persaingan posisi PM Inggris kepada 2005.

Davis merupakan suporter mutlak Brexit & ia menyampaikan bahwa Inggris tetap membutuhkan saat sebelum mengawali proses perceraian dgn Uni Eropa.

news by PT Equityworld Futures