Rabu 17 Agustus Saham Saham Wall Street Di Buka Melemah

PT Equityworld Futures, New York – Wall Street bergerak melemah kepada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi saat Jakarta).

Pendorong penurunan bursa saham di Amerika Serikat (AS) tersebut yakni komentar dari petinggi Bank Sentral AS

atau The Federal Reserve (The Fed) yg memicu spekulasi kenaikan suku bunga thn ini.

Mengutip Reuters, Rabu (17/8/2016), Dow Jones Industrial Average melemah 84,03 poin atau 0,45 %, ke angka 18.552,02.

Indeks S&P 500 pula turun 12 poin atau 0,55 prosen ke level 2.178,15. Sedangkan Nasdaq Composite kehilangan 34,90 poin atau 0,66 prosen ke angka 5.227,11.

Di dalam Indeks S&P 500, bidang telekomunikasi jadi bagian yg paling sensitif kepada ide perubahan suku bunga The Fed. Bagian tersebut jadi pemimpin penurunan kepada perdagangan Selasa. Saham bagian telekomunikasi melemah 2,1 prosen.

Petinggi Bank Sentral AS New York William Dudley menyampaikan, kenaikan suku bunga dapat berlangsung kepada September kelak. Sementara Presiden The Fed Atlanta Dennis Lockhart mengemukakan bahwa kalau dipandang dari data ekonomi yg ada kala ini ada mungkin saja yg pass pun terdapat satu kali kenaikan suku bunga sebelum akhir th kelak.

 

PT Equityworld Futures:  Saham Saham Wall Street Di Buka Melemah

 

Dudley mengutip data menyangkut bayaran & pasar tenaga kerja yg pass baik maka sanggup mendorong angka inflasi. Komentar dari pejabat-pejabat The Fed ini ke luar menjelang jumpa yg dilakukan oleh para bankir bank sentral semua dunia terhadap minggu depan di Wyoming.

Sewaktu ini cita-cita bakal suku bunga rendah jadi tenaga atau pendorong kenaikan Wall Street. Indeks S&P 500 membukukan 10 kali rekor paling tinggi perdagangan sepanjang th ini. Bersama adanya komentar-komentar dari para petinggi Bank Sentral AS bahwa bisa jadi bakal ada kenaikan suku bunga jadi sentimen negatif bagi bursa AS.

news by PT Equityworld Futures