PT Equityworld Futures: Mengapa Emas Sebagai Modal Safe Haven ?

PT Equityworld Futures – Emas sudah naik kurang lebih 25% dalam thn ini lantaran investor dunia berbondong-bondong menuju ke modal safe haven

sesudah resiko dari pemilihan nada Brexit menyebabkan nilai pound turun ke level terendah dalam tiga dekade terakhir

dan ditambah bersama anjloknya saham-saham global.

Emas dengan cara adat sudah dikenal yang merupakan bekal yg “aman”,

jadi pilihan investasi terutama di tengah situasi ekonomi maupun politik yg bergejolak. Sebelum Brexit serta, harga emas sudah menunjukkan tren naiknya ditengah kekuatiran pasar bakal kecenderungan pelemahan ekonomi global.

Dalam situasi begitu, emas yakni safe haven dikarenakan bakal melindungi nilai kerugian yg mungkin saja di terima investor akibat ketidakpastian ekonomi. Permintaan dapat emas serta menanjak.

 

PT Equityworld Futures: Emas di gunakan sebagai modal safe heaven

 

Launcing dari World Gold Council (WGC – Dewan Emas Dunia), berkaitan Gold Demand Trend Report kepada kuartal perdana 2016,

disebutkan bahwa permintaan emas dunia sudah menanjak se besar 1.289 ton, sebuah kenaikan signifikasn se besar 21% dari kuartal perdana th 2015. WGC menyebut bahwa hal penting kenaikan permintaan yg lumayan mengagetkan ini datang dari permintaan utk maksud investasi,

terutama sekali terhadap perdagangan bursa komoditas exchange-traded funds. (Gold Demand Trends, World Gold Council, May 2016).

Dari laporan WGC ini nampak dominasi kenaikan permintaan bakal emas dunia belakangan ini terang berasal dari kalangan investor.

Setelah Itu, pasca Brexit, harga emas terpantau naik lagi terhadap perdagangan bursa komoditas & saham global,

terpicu ketidakpastian yg sedang terjadi terkait ketetapan Inggris meninggalkan Uni Eropa yg memicu gelombang baru permintaan buat logam safe haven. (Vibiznews, 6/7/2016).

Gelombang baru permintaan safe haven emas. Kenapa? Dewasa ini, termonitor sentimen negatif pasar yg merebak

sebab para investor global kuatir bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dapat memperlambat ekonomi global,

maka permintaan energi barangkali tumbuh lemah. Kekuatiran Brexit sekarang sudah memukul pasar properti Inggris & menjatuhkan pound sterling ke level terendah dalam 31 th. Sementara data ekonomi China barangkali serta condong bakal menunjukkan perdagangan & investasi yg lemah.

news by PT Equityworld Futures