Presiden Joko Widodo Menghadiri Sosialisasi Tax Amnesty Di Medan

PT Equityworld Futures, Medan – Mengingat pentingnya kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak,

Presiden RI, Jokowi (Joko Widodo), serta-merta datang ke Medan buat laksanakan sosialisasi terhadap 3.500 wajib pajak yg berada di Sumatera.

Sosialisasi dilakukan di Santika Dyandra Hotel, Medan, Kamis (21/7/2016).

Joko Widodo menyampaikan, acara tax amnesty nantinya bakal berikan manfaat bagi wajib pajak.

selain itu, acara tax amnesty bisa juga memberikan kontribusi bagi upaya pembangunan menuju Indonesia yg lebih makmur & sejahtera.

“Jadi seperti ini, jikalau miliki modal di luar tolong sampaikan saja.

 

PT Equityworld Futures: Presiden Joko Widodo Menghadiri Sosialisasi Tax Amnesty Di Medan

 

Misalnya miliki gedung seperti apartemen di Singapura, diungkapkan saja.

Sehingga dari itu yg miliki modal & duit, seyogyanya mesti dilaporkan, & mesti bayar duit tebusan. Duit tebusan itu serta tak terlampaui agung, rendah sekali,” kata Joko Widodo di Medan, Sumatera Utara.

Joko Widodo menambahkan, acara tax amnesty amat sangat utama sebab pemerintah mau biar uang-uang tersebut masuk utk pembangunan negeri,

termasuk juga infrastruktur. Uang-uang tersebut pula sanggup masuk ke surat bernilai negeri, obligasi Badan Usaha Milik Negara ataupun pasar saham.

Diwaktu ini sudah ada sekian banyak bank yg siap utk menampung dana-dana dari wajib pajak yg ikut acara tax amnesty.

Dikatakannya, ada 18 bank yg siap menerima & menampung dana-dana tersebut, termasuk juga deposito, tabungan & giro.

“Jika di swasta, kita sanggup cepat beli suku bunga & obligasi di pasar aset, ini yg kita inginkan. Kita ini baru membangun infrastruktur instrumen investasi portofolio & kita diam lalu. Bila ingin ikut cepat terhadap investasi-investasi lain, ya mari, & bakal gabung dgn Badan Usaha Milik Negara,” tutur Jokowi.

Utk waktu ini sendiri Indonesia sedang melaksanakan sekian banyak pengembangan pun perbaikan seperti pelabuhan, bandara, jalan tol, pembangkit listrik & lain-lainnya. Utk kesemuanya, negeri membutuhkan budget yg demikian akbar.

“Kita sedang membutuhkan 35 ribu megawatt, Pelabuhan Kuala Tanjung mesti kelar thn 2017. Dalam lima thn ini negeri banyak membutuhkan dana, buat infrastruktur saja kita perlu Rupiah 4.900 triliun, dari APBN cuma ada Rupiah 1.500 triliun, kekurangan darimana? Kalo infrastruktur rampung, baru semua-nya dapat murah, termasuk juga transportasi,” terangnya.

news by  PT Equityworld Futures