Peran Asi Untuk Kecerdasan Anak

Equity World

Equity World – Memiliki anak yang cerdas, akan menjadi harapan yang paling tua. Berbagai hal yang harus dilakukan untuk mencapai hal ini, termasuk ibu menyusui mencari makanan yang bayi cerdas.

Seperti disebutkan banyak dalam berbagai penelitian, bayi yang diberi ASI dapat mendukung perkembangan saraf seperti kognisi juga.

Menyusui juga disebut sangat membantu perkembangan otak pada bayi prematur lebih sensitif.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi ASI (ASI) lebih dari satu tahun, memperoleh nilai bahasa pada usia tiga tahun dan tes IQ pada usia tujuh tahun lebih tinggi daripada di ASI lebih sebentar. Namun, para peneliti masih memberikan catatan, kecerdasan anak juga akan dipengaruhi oleh lingkungan rumah, pendidikan, dan tingkat ibu kecerdasan.

Selain berpengaruh pada kecerdasan, ASI diketahui memiliki banyak manfaat untuk bayi, termasuk mengurangi risiko infeksi telinga dan infeksi dada, serta mengurangi risiko masalah usus. Tak kalah penting, menyusui membantu membangun hubungan yang kuat antara bayi dan ibu.

Sampai saat ini, makanan sulit untuk menemukan bayi referensi menyusui tertentu sangat cerdas. Sebenarnya, meskipun ibu menyusui tidak mendapatkan nutrisi lengkap, ASI dikeluarkan dengan kebutuhan bayi. Kekurangan beberapa jenis nutrisi akan diambil dari tubuh ibu. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, hal ini dapat mempengaruhi kondisi kesehatan ibu.

 

Equity World  | Berikut pilihan makanan bergizi yang sangat baik untuk ibu menyusui:

karbohidrat kompleks

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, sereal sayuran, dan buah segar merupakan pilihan terbaik. Energi yang dihasilkan oleh nutrisi ini akan berlangsung lebih lama dari karbohidrat lainnya.

protein

Untuk ibu menyusui, penting untuk memenuhi kebutuhan protein yang dapat diperoleh dari telur, produk susu, kacang-kacangan atau biji-bijian, dan biji-bijian. Selain itu, ikan yang direkomendasikan untuk ibu menyusui konsumsi karena mengandung protein tinggi dan juga jenis lemak DHA, EPA dan omega 3 yang penting untuk perkembangan mata dan otak bayi. Beberapa jenis ikan yang direkomendasikan termasuk salmon, tuna, dan udang, kerang, dan lain-lain. Namun, hati-hati sebelum membeli dan didorong untuk terus membatasi konsumsi makanan laut karena ada risiko kontaminasi merkuri.

lemak sehat

Ketika menyusui, dianjurkan untuk menghindari lemak yang tidak sehat seperti lemak jenuh atau lemak trans yang ditemukan di sebagian besar mentega, minyak kelapa sawit, krim, daging mengandung lemak, dan lemak susu (susu). Tidak hanya tidak baik bagi bayi untuk menyusui, lemak jenuh juga buruk bagi diet ibu setelah melahirkan. Dianjurkan untuk memilih makanan dengan lemak sehat seperti alpukat, zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak canola atau minyak zaitun.

Besi

Konsumsi makanan kaya zat besi, seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, dan produk gandum. Untuk membantu penyerapan, lengkap dengan makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk.

Kalsium

produk susu dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang baik. Ada juga pilihan lain seperti tahu, susu kedelai, dan jus atau sereal yang telah diberikan tambahan kalsium.

news by Equity World | ewf