Pemerintah Meniadakan Kenaikan Gaji PNS

PT Equityworld Futures, Jakarta Pemerintah kembali meniadakan kenaikan bayaran bagi Para Petugas Negara Sipil (PNS) buat th depan.

Juga Sebagai penggantinya, aparatur sipil tersebut dapat meraih Tunjangan Hri Raya (THR) seperti kebijakan thn ini.

Direktur Jenderal Budget Kementerian Keuangan, Askolani mengungkapkan, pemerintah memiliki argumen memberikan PNS THR lagi di 2017.

Salah satunya, mengurangi beban pembayaran upah para purna PNS atau pensiunan tiap-tiap bln yg pass menyedot Budget Pendapatan & Belanja negara(APBN).

“Pemberian THR buat menghemat beban (pembayaran pendapatan) pensiun ke depan. Lantaran kita kan selain pertimbangkan jangka pendek saja,” ujarnya, Jakarta, seperti ditulis Selasa (6/9/2016).

Askolani menuturkan, bila dihitung, tak ada perbedaan yg signifikan antara kenaikan pendapatan pokok (gapok) tiap-tiap bln & THR saat PNS menerima keseluruhan pendapatan (take home pay).

 

PT Equityworld Futures: Pemerintah Meniadakan Kenaikan Gaji PNS

 

“Bedanya THR di terima sekali utk jatah setahun, sedangkan gapok dapatnya per bln. Dari jumlah take home pay, contohnya THR menerima 100, namun bila gapok terimanya 10, 10 & setelah itu maka keseluruhan akumulasi tak jauh beda,” menurutnya.

Tetapi efek dari skema penggajian THR & kenaikan pendapatan tidak sama. Penyesuaian penghasilan tiap-tiap thn, kata Askolani, bakal memunculkan risiko unfunded atau kekurangan dana Tunjangan Hri sepuh(THT) ke Taspen.

“Suka timbul unfunded atau kekurangan dana pensiun PNS di Taspen & itu sebanyak signifikan,” paparnya.

Ke depan, pemerintah bakal mencampur antara kenaikan gapok & THR utk dalam tempo tertentu. “Jadi tak mesti kenaikan gapok tetap atau THR konsisten. Kadang-kadang penyesuaian bayaran, kadang THR. Kelak kita kaji,” ucap Askolani.

news by PT Equityworld Futures