Minyak Siap Untuk Kenaikan Terpanjang Dalam 5 Tahun Jelang Pertemuan OPEC

EQUITYWORLD FUTURES – Minyak bersiap untuk rentang waktu terpanjang dalam kenaikan bulanannya di lima tahun terakhir terkait gangguan produksi dari Nigeria ke Kanada mengurangi pasokan sebelum pertemuan OPEC yang dijadwalkan Kamis nanti di Wina untuk membahas kebijakan produksi.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York dari penutupan Jumat, bersiap untuk kenaikan bulanan keempat. Serangan militan telah memangkas pasokan Nigeria ke level terendahnya dalam lebih dari dua dekade terakhir, sementara produksi Kanada jatuh di tengah kebakaran hutan. Produsen mulai kembali beroperasi pasca meredanya kebakaran tersebut. Libya Petroleum Fasilitas Garda merebut sebuah kota dekat Es Sider dan Ras Lanuf terminal tempat bongkar muat minyak setelah bentrokan sengit dengan militan Negara Islam.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli di $ 49,55 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 22 sen, pada 08:09 pagi waktu Hong Kong. Tidak ada settlement Senin kemarin karena libur Memorial Day AS. Para pedagangang akan kembali mengeluarkan settlement pada selasa ini. Harga naik sebesar 7,9 persen bulan ini untuk rentang waktu terpanjang dari kenaikan bulanan sejak April 2011.

Brent untuk pengiriman Juli, yang berakhir Selasa, kehilangan 2 sen menjadi $ 49,74 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange setelah naik 0,9 persen pada hari Senin. Harga bersiap untuk peningkatan bulanan keempat, beruntun terpanjang sejak 2011. Kontrak Agustus yang semakin aktif turun 5 sen menjadi $ 50,31. Minyak acuan global yang diperdagangkan pada premium dari 20 sen untuk WTI untuk bulan Juli.(mrv)

Sumber: Bloomberg