Minyak Mentah Dunia Turun 1% Dampak Kenaikan Persediaan Bensin US

PT Equityworld Futures – Harga minyak mentah turun terhadap akhir perdagangan Jumat dinihari,  tadi sesudah kenaikan persediaan bensin AS

mendorong pasokan di kastemer minyak paling besar dunia ke rekor tinggi, memperkuat kekhawatiran kekenyangan global.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate buat pengiriman September,

kontrak bln depan baru dari Kamis, mogok turun $ 1, atau 2,19 prosen, terhadap $ 44,75 per barel, & terakhir jatuh $ 1,04,

atau 2,27 % ke $ 44,71 per barel terhadap 14 : 41 ET.

Sedangkan Kontrak Agustus berhenti kepada hri Rabu sesudah naik 29 sen, atau 0,7 %, buat menetap di $ 44,94 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka kontrak September Brent turun $ 1,02 kepada $ 46,15 per barel.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) utk pengiriman Agustus, naik 93 sen jadi 45,68 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Di London, minyak mentah Brent North Sea buat pengiriman September, patokan global, menetap terhadap 47,37 dollar AS per barel,

naik 1,11 dollar AS dari penutupan Rabu.

“Pasar dengan cara global sudah mendapatkan sedikit lebih tidak sedikit selera risiko (risk appetite),” kata Bart Melek dari TD Securities.

“Pasar ekuitas lumayan baik & dollar sedikit merosot, yg kebanyakan ialah narasi keren bagi komoditas,” kata beliau. “Ini pasti menopang minyak pun.”

Dollar turun kira kira 0,3 % kepada euro & 0,5 prosen kepada franc Swiss.

Suatu greenback yg lemah menciptakan komoditas yg dihargakan dalam dollar relatif lebih murah, condong meningkatkan permintaan & meningkatkan harga.

 

PT Equityworld Futures : Minyak Mentah Dunia Turun 1% Dampak Kenaikan Persediaan Bensin US

 

Kekenyangan product olahan sudah memperburuk pandangan yg telah suram bagi minyak mentah AS buat sisa thn ini & semester mula-mula 2017,

pedagang memperingatkan pekan ini, yang merupakan spread antara jangka dekat & harga pengiriman musim depan mencapai terlebar di lima bln.

Administrasi Info Energi (EIA) melaporkan penurunan persediaan minyak mentah 2,3 juta barel minggu dulu, di bandingkan perkiraan utk penurunan 2,1 juta barel.

Walaupun sembilan pekan berturut-turut dari menarik, persediaan minyak mentah AS berada kepada historis tinggi 519.500.000 barel buat kali ini thn ini, kata EIA.

Keseluruhan persediaan minyak mentah & product minyak AS naik 2,62 juta barel jadi paling atas sepanjang periode jadi 2,08 miliar barel,

sbg persediaan bensin membukukan kejutan kenaikan kepada 911.000 barel,

 

PT Equityworld Futures : Minyak Mentah Dunia Turun 1% Dampak Kenaikan Persediaan Bensin US

walau cita-cita bahwa rekor jumlah orang Amerika turun ke jalan terhadap masa panas ini ditengah harga bensin murah .

Di atas laporan EIA, para pedagang kepada Kamis menyampaikan perusahaan intelijen pasar Genscape

dikutip membangun dari 725.176 barel selagi seminggu hingga 19 Juli di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma utk minyak mentah berjangka AS.

Suatu kekenyangan di product minyak mengintimidasi utk menumpahkan kembali ke harga minyak,

 

menekan minyak mentah, BMI Research mengemukakan dalam satu buah catatan :

“Kelimpahan bahan bakar meneror utk mengurangi permintaan minyak mentah.”

Phil Davis, seseorang pedagang di PSW Investasi di California, menunjuk peningkatan 4,2 juta barel dari “minyak lainnya” dikutip oleh EIA, yg memudarkan peningkatan bensin.

Minyak yang lain termasuk juga gas husus utk pesawat terbang yg lebih mungil & industri minyak kurang dikenal,

penyuling yg rata-rata didorong ke luar disaat ada terlampaui tidak sedikit bensin & pasokan distilat, kata Davis.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah kepada perdagangan seterusnya berpotensi melemah dgn sentimen kekenyangan pasokan global.

dan butuh dicermati pergerakan dolar AS yg apabila tetap melemah bakal mempermudah mengangkat harga minyak mentah.

Harga diperkirakan dapat menembus kisaran Support $ 44,25- $ 43,75, & jikalau harga naik dapat menembus kisaran Resistance 45,25 – $ 45,75.

news by PT Equityworld Futures