Melihat Pertumbuhan Investasi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi – JK

PT Equityworld Futures, Jakarta – Langkah aktif Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Jusuf Kalla (JK) untuk membangun negeri ini,

harus memiliki dampak positif investasi di Indonesia.

Dalam periode tiga bulan dari Januari 2015 Juni 2016 pelaporan. peningkatan yang signifikan dalam realisasi investasi,

Terserap yang berasal investasi asing langsung (FDI) sebesar 453800000000000 Partai Republik.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan bahwa,

peningkatan investasi untuk memperkuat kebijakan pemerintah untuk menaikkan liberalisasi.

Produk ini ditambahkan untuk meningkatkan investor asing dalam investasi Indonesia telah menjadi salah satu artikel paling populer.

Selain itu, ada sejumlah artikel lainnya, yang layak untuk didengar.

 

PT Equityworld Futures

Untuk rincian tentang tiga artikel berikut saluran bisnis populer Liputan6.com, Rabu (26/10/2016) pagi.

1. Dengan akuisisi ini Invest dua tahun pemerintahan Jokowi-jk

Dalam periode tiga bulan dari Januari 2015 Juni 2016 pelaporan. di 342400000000000 RP adalah peningkatan yang signifikan

dalam realisasi investasi itu untuk 453800000000000 RP investasi asing langsung (FDI) datang sebesar 32,5%

dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya, periode antara Juni 2013 -Desember 2014 yang direkam.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan bahwa

peningkatan investasi untuk memperkuat kebijakan pemerintah untuk menaikkan liberalisasi.

“Pelayanan publik kepada investor terus menjadi ujung tombak meningkatkan upaya pemerintah, iklim investasi,”

katanya pada konferensi pers dua tahun Jokowi-JK kantor administrasi kepresidenan, Jakarta, Selasa (2016/10/25).

 

PT Equityworld Futures

2. Menteri PANRB: Lembaga Tidak ada satu, tapi pekerjaan yang dibayar

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Asman Abnur,

mengakui bahwa susunan pemerintahan dua tahun dari kementerian dan departemen Yusuf Kalla Joko Widodo (Jokowi-JK).

Akibatnya, berhasil Kementerian PANRB 28 lembaga eselon I dalam mengurangi dan beberapa lembaga non-struktural (LNS) untuk menyelesaikan:

“Sebanyak 10 non-pendukung kami Lembaga pada tahun 2014 dibubarkan.

Setelah dua lembaga non-struktural pada tahun 2015 dan penilaian berkelanjutan.

Sejak lembaga ini, tapi itu bekerja dan tidak dibayar untuk pergi,”

kata Asman saat konferensi pers dua tahun kinerja pemerintah Jokowi-JK kepala kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

 

PT Equityworld Futures

3. untuk mengurangi utang, Keuangan Sri Mulyani biaya taktik

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah harus di tahun depan untuk mengoptimalkan pendapatan pajak

untuk anggaran negara Republik untuk mendanai 2075000000000000 dari penerimaan pajak, dan tidak hanya bergantung pada utang.

Dia juga menekankan bahwa pemerintah tidak prematur utang (loader depan) akan menyeret ukuran tahun ini.

Sri Mulyani mengatakan bahwa situasi pertumbuhan ekonomi nasional melambat,

masih kewalahan oleh bea cukai dan penerimaan pajak target pertumbuhan tahun lalu,

sehingga pengumpulan pajak pada akhir 2015 adalah tidak optimal. Hal ini berdampak pada kinerja di 2016 kuartal pertama.

news by PT Equityworld Futures