Kenapa Pemberian Tunjangan Hari Raya Bagi PNS Lebih Tepat ?

PT Equityworld Futures, Jakarta – Menteri Pemberdayaan Apratur Negeri Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengungkapkan argumen pemberian Tunjangan Hri Raya (THR) terhadap Petugas Negara Sipil (PNS) kepada 2016.

Yuddy mengemukakan, pemberian THR dinilai lebih agung manfaatnya bagi PNS, ketimbang kenaikan upah. Pasalnya, bila pendapatan dinaikkan besaranya terlampaui mungil cuma 4 %, sedangkan THR besar nya sama seperti pendapatan dalam satu bln.

“Kenaikkan penghasilan itu mungil, cuma 4 prosen. Menjadi tak berasa. Bersama diakumulasikan ke upah ke 14 atau THR sehingga dapat dipakai buat karcis mudik, manfaatnya lebih gede dari kepada dinaikan cuma 4 %. Buruh pabrik saja akan THR periode PNS yg puluhan th tak mampu,” kata Yuddy, di kantornya, Jakarta, Senin (24/8/2015).

Yuddy mengakui, THR buat PNS ialah usulan instansinya buat menjaga gairah PNS bekerja. Pasalnya kalau PNS tidak sedikit dituntut buat bekerja berat tidak dengan didukung oleh kesejahteraan sehingga pencapaian kinerjanya bakal rendah.

 

PT Equityworld Futures:  Kenapa Pemberian Tunjangan Hari Raya Bagi PNS Lebih Tepat ?

 

“Karena PNS tak boleh korupsi, dituntut loyalitasnya, perbaiki evaluasi organisasi. Tidak Sedikit sekali kami tuntut, jika tak diimbangi peningkatan kesejahteraan motivasinya rendah. Buruh saja mampu tunjangan,” ungkapnya.

Dia menyambung, lantaran thn depan PNS mendapat THR, sehingga tak ada kenaikan upah dengan cara berkala, THR diberikan buat 2016 saja & ada mungkin buat diberlakukan th berkutnya tergantung keadaan keuangan negeri.

Sementrara utk 2016 tiada kenaikan berkala presentasinya amat sangat mungil kami tonton ini tak signifikan, jikalau diakumulasikan menjadi THR ini lebih berguna,” pungkasnya.

Diawal Mulanya, pemerintah bakal memberikan THR terhadap thn depan utk PNS. Selanjutnya meniadakan kenaikan penghasilan buat para PNS. Direktur Jenderal Budget KEMENKU (Kemenkeu) Askolani mengemukakan, buat THR pemerintah menganggarkan dana sejumlah Rupiah 6 triliun.

“Anggaran th depan kira kira Rupiah 6 triliunan ya. Itu buat Petugas pemerintah pusat ya. Apabila pemerintah daerah masuk APBD masing-masing,” kata ia.

Bersama ketetapan tersebut sehingga PNS tak menerima kenaikan bayaran terhadap th depan. “Gaji pokok tak naik th depan. Hanya diberi penambahan THR. Menjadi THR-nya dalam wujud pendapatan pokok aparatur negeri,” imbuhnya.

Askolani melanjutkan, peniadaan kenaikan pendapatan tiap-tiap thn & hasilnya memberikan THR lebih dikarenakan argumen efisiensi & menghindari risiko kekurangan dana di PT Taspen (Persero).

“Supaya lebih efisien & tak punyai risiko unfunded atau Tunjangan Hri lanjut umur(THT) maka jangka panjangnya lebih murah. Itu serta efektif menolong pendapataan riil PNS,” tegas Askolani.

Dengan Cara keseluruhan, dirinya bilang PNS bakal menerima 14 penghasilan dalam setahun mengingat para abdi negeri pun konsisten dapat menerima upah ke-13. Sementara pencairannya, THR dicairkan tepat Lebaran, sedangkan penghasilan ke-13 waktu periode anak sekolah di masa Juni atau Juli.