Kasus Ahok Versi Habib Rizieq

PT Equityworld Futures, Jakarta – Rencana Direktorat Tindak Pidana Umum Penyidik ​​Bareskrim Polri,

untuk menggali keterangan dari pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terkait penyelidikan dugaan penghujatan

yang dilakukan Tjahaja Basuki Purnama atau Ahok.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Agus Andrianto, menjelaskan Habib Rizieq akan diperiksa sebagai saksi.

“Ya, hari ini kita beralih ke deskripsi Rizieq,” kata Agus di Jakarta, Kamis (2016/03/11).

Namun, Agus belum bisa memastikan apa Rizieq akan mengunjungi kantornya untuk memberikan kesaksian. “Pemeriksaan, tergantung pada apa waktu dia datang,” kata Agus.

Dia menjelaskan bahwa sampai saat ini setidaknya 14 saksi mempertanyakan terkait laporan tersebut. Mereka terdiri dari staf Ahok dan sejumlah saksi ahli.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima laporan dari dua unsur yang berlawanan dari dugaan penghujatan yang dilakukan Ahok.

Pelaporan juga mengajukan pihak Ahok terkait dengan klip munculnya video yang memicu munculnya dugaan penghujatan.

Tindakan laporan berasal dari munculnya rekaman video di akun facebook bernama “Si Buni Yani” (SBY). video berisi potongan Ahok pidato saat bertemu orang di Kepulauan Seribu.

Dalam video tersebut, Ahok dianggap melakukan penghujatan dengan mengutip potongan ayat dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan kepemimpinan.

 

PT Equityworld Futures: Polri Menggali Informasi Mengenai Kasus Ahok Dari Habib Rizieq

Pada bukti rekaman video, Jumat, 7 Oktober, 2016, sejumlah elemen dari sebuah organisasi otonom Muhammadiyah, termasuk Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) melaporkan Ahok karena dicurigai penghujatan terhadap POLISI.

Selain itu, sejumlah organisasi yang tergabung dalam Forum Agama Anti-Defamation League (Fupa) juga datang ke Polda Metro Jaya dan melaporkan hal yang sama.

Dalam dua laporan, Ahok melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigadir Agus Andrianto mengatakan telah menerima delapan laporan terkait tentang dugaan penghujatan yang dilakukan Ahok.

“Kami masih penyelidikan, LP-nya di beberapa titik, kita akan bersatu. Ada di Kepolisian, (Polda) Sumatera Selatan, di Bareskrim empat. Kami akan bersatu sebagai satu dan sama, objek yang sama, lokus adalah sama, “kata Agus saat dihubungi di Jakarta, Senin, 10 Oktober, 2016.

Agus menjelaskan beberapa laporan yang diterima polisi akan ditarik ke Bareskrim Polri. Karena dugaan pelanggaran yang dilaporkan sama, yaitu penistaan ​​agama. “Ini berarti bahwa apa pun laporan tentu membuat LP-nya,” kata Agus.

news by PT Equityworld Futures