Jejak Benny Dibanding Freddy Budiman Dalam Kasus Mafia Narkoba

PT Equityworld Futures, Jakarta – Freddy Budiman dieksekusi mati dikarenakan dikenal yang merupakan mafia narkoba papan atas.

Namun ada nama lain yg serta tak kalah jahatnya daripada Freddy Budiman, bahkan lebih mengagumkan yakni Benny Sudrajat. Siapakah dirinya?

Jaringan Benny telah lintas dunia & dikenal pass luas di kalangan mafia Hong Kong.

Terhadap 2001 dirinya berjumpa Peter Wong di Hong Kong & sepakat berkongsi jahat.

Benny mendapat aset Rupiah 1 miliar dari Peter Wong utk business itu.

Seandainya Freddy cuma business ekspor-impor narkotika, Benny malah membangun pabrik narkoba paling besar ke3 didunia yg berlokasi di Tangerang, Banten.

Buat membangun pabrik narkoba itu,

 

PT Equityworld Futures: Benny memanggil para ahli narkotika dari seluruhnya dunia

1. Nicolas Josephus Gernardus diundang dari Belanda dgn pekerjaan juga sebagai koki alias tenaga ahli pembuah psikotropika.
2. Serge Atlaoui diundang dari Prancis sbg teknisi mesin produsen zat psikotropika.
3. Benny bertindak yang merupakan big bos & penyandang dana.
4. Iming Santoso yang merupakan Direktur PT Sumaco, satu buah perusahaan utk mengelabui Pegawai gerakan pabrik tersebut.
5. Lima WN China merupakan Zhan Manquan, Gan Chunyi, Chen Hongxin, Jiang Yuxin, Zhu Xuxiong didatangkan yg bertugas sbg tenaga ahli produsen narkoba.
6. Samad sbg penjaga gudang.
7. Arden Christian juga sebagai Pegawai administrasi pabrik.
8. Hendra Raharja yang merupakan pembantu umum.
9. Toto Kusnadi yang merupakan Pegawai kebersihan.
10. Marodi, Stanley & Once yang merupakan karyawan.

Mereka datang ke pabrik yg berlokasi di Tangerang dgn rapi. Demikian selesai proses selesai, mereka kembali lagi ke negeri masing-masing. Buat bahan baku dikirim dari Hong Kong. Satu kali proses, mereka mampu membuahkan ribuan butir ekstasi & dibungkus plastik jumlahnya seribu butir per plastik. Setelah Itu plastik itu dimasukkan ke dalam kardus & dikirim ke bermacam ruangan di Indonesia & Asia Tenggara.

Pengerjaan ini dilakukan berulang-ulang & berkali-kali maka mampu menciptakan jutaan butir ekstasi & beberapa ratus kg sabu.

Bersama rekam jejak Benny yg telah berkali-kali membangun pabrik narkoba, kenapa jaksa tak mengeksekusi mati Benny?

news by PT Equityworld Futures