Isu Naiknya Suku Bunga The Fed Di Awal Februari Picu Tekan Harga Emas Berjangka

PT Equityworld Futures, Jakarta – Harga emas turun kepada perdagangan awal minggu ini di bawah level psikologis US$ 1.250.

Bank sentral Amerika Serikat (AS)/the Federal Reserve bisa saja naikkan suku bunga terhadap awal April memberikan tekanan pada harga emas.

Harga emas buat pengiriman April turun 0,8 % jadi US$ 1.244 per ounce. Penurunan itu menyambung tekanan yg berlangsung terhadap Jumat minggu dulu.

Harga emas turun 0,4 prosen terhadap minggu dulu. Sementara itu, harga perak naik 0,2 % jadi US$ 15,847 per ounce.

Sentimen opini petinggi the Fed picu harga emas tertekan. Presiden the Federal Reserve San Francisco John William menyampaikan pihaknya dapat mensupport kenaikan suku bunga kepada April kalau ekonomi AS konsisten membaik.

 

PT Equityworld Futures: Isu Naiknya Suku Bunga The Fed Di Awal Februari Picu Tekan Harga Emas Berjangka

 

Presiden the Fed Atlanta Denis Lockhart serta mengindikasikan seandainya ekonomi membaik sanggup mendorong sebuah perbuatan dalam jumpa the Fed yg dilakukan terhadap 26-27 April 2016.

Terhadap minggu dulu, the Federal Reserve mempertahankan suku bunga stabil & mengisyaratkan jikalau kenaikan suku bunga dilakukan bertahap.

Jumlahnya pengamat menilai, the Fed dapat menaikkan suku bunga terhadap Juni ketimbang April. Kenaikan suku bunga tersebut bakal menekan harga emas & harga komoditas yang lain.

Sementara itu, indeks dollar AS dapat condong naik. Indeks dollar AS kepada enam mata duit mutlak naik 0,2 %. Di segi lain, ketidakpastian prospek pertumbuhan global sanggup menaikkan permintaan emas.

“Masih adanya kekhawatiran kepada pertumbuhan global sanggup mendorong bank sentral tetap meningkatkan investasi di emas maka akan memberi dukungan level harga emas di US$ 1.225,” tutur Lukman Otunaga, Analis FXTM seperti dikutip dari Marketwatch, Selasa (22/3/2016).

Beliau menyambung, adanya angan-angan kenaikan suku bunga bisa memudar dapat mendorong harga emas lebih tinggi ke level US$ 1.300. Kenaikan ini pun asal ditunjang kalau dollar AS melemah.

news by PT Equityworld Futures