Indeks Saham Wall Street Mengalami Kenaikan

PT Equityworld Futures, NEW YORK – Wall Street terhadap perdagangan tempo hari (Kamis pagi WIB) ditutup variatif,

tapi Indeks S&P 500 & Dow Jones Industrial Average mencapai rekor paling tinggi, dikarenakan investor berharap laba optimis buat menjaga kenaikan.

Indeks S&P 500 & Dow Jones menempa rekor baru. Ini didorong oleh kinerja Bank of America yg diatas perkiraaan terhadap kuartal II-2016.

Saham Bank of America naik 3,3% jadi US$ 14,11 per lembar dikarenakan kinerja yg positif ini.

Setelah Itu dari bagian tehnologi serta ada sentimen positif dari kesepakatan yg dilakukan Softbank buat membeli perusahaan desainer chip asal Inggris,

ialah ARM Holdings, seharga US$ 32 miliar.

“Pendorong bursa saham yakni optimisme ekonomi. & yg mutlak lagi merupakan tersangka pasar merevisi angka-angka kinerja emiten,

” kata Analis, Jim Paulsen, dilansir dari Reuters, Selasa (19/7/2016).

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/7/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 24,45 poin atau 0,13% ke level 18.372,12,

Indeks S&P 500 naik 0,29 poin atau 0,01% ke level 2.152,43 & Nasdaq Composite turun 17,09 poin atau 0,34% ke level 5.005,73.

Sesudah tiga hri mengalami kenaikan kuat terpengaruh data ekonomi,

PT Equityworld Futures: Pergerakan Indeks Saham Wall Street.

 

konsentrasi berubah ke jumpa hri ini di Bank of England yg diperkirakan dapat berubah ke pelonggaran kuantitatif seperti cobalah buat melindungi ekonomi dari resiko keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Dukungan lanjutan dari kebijakan moneter di negeri maju & data ekonomi yg kuat di AS sudah memberikan argumen buat pertumbuhan-investor pasar saham sensitif.

Kepada gilirannya saham siklis mampu menunjang membawa reli melampaui rekor paling atas ketika ini.

“Bias merupakan utk memperpanjang reli disaat ini terutama sebab data (ekonomi AS) yg sejauh ini kita telah beri dukungan,

” kata Brian Jacobsen, kepala taktik portofolio di Wells Fargo Funds Management di Menomonee Falls, Wisconsin.

Sementara, laba kuartal ke-2 dari perusahaan di S&P 500 waktu ini diperkirakan turun 5%,

mengalahkan kuartal mula-mula yg ditandai laba kontraksi. Sebahagian gede di Wall Street menginginkan pertumbuhan buat menambahkan terhadap semester ke-2 th ini.

Indeks S&P & Dow Jones ditutup kepada rekor paling atas, bidang lebih defensif yg didukung Indeks S&P 500 sesudah tertinggal tatkala sekian banyak hri terakhir.

Sahal Telecoms, utilitas & costumer persentasenya jadi unggul gainers.

Bidang energi kepada Indeks S&P 500 turun 0,7% sesudah memimpin pasar kepada Selasa, dimana kenaikan tajam harga minyak mentah berjangka berbalik.

Kepada perdagangan Senin, (18/7/2016), indeks Dow Jones naik 16,5 poin (0,09%) ke 18.533,05. Indeks S&P 500 naik 5,15 poin (0,24%) ke 2.166,89. Sementara indeks Nasdaq Composite naik 26,2 poin (0,52%) ke 5.055,78.

Ada 5,6 miliar lembar saham yg ditransaksikan. Di bawah kebanyakan transaksi harian,
jumlahnya 7,7 miliar lembar saham dalam 20 hri terakhir.

Diawal Mulanya terhadap minggu dulu, indeks S&P 500 & Dow Jones sudah membentuk rekor baru utk mula-mula kalinya dalam lebih dari setahun terakhir,

news by PT Equityworld Futures