Hari Pertama Sekolah Jalan Jalan Surabaya Macet

PT Equityworld Futures, Surabaya – Nyaris seluruh gerbang sekolah di Surabaya menyuguhkan pemandangan ramai oleh ortu yg mengantar buah hatinya masuk sekolah di hri mula-mula.

Menteri Pendidikan & Kebudayaan Anies Baswedan benar-benar mengeluarkan surat edaran supaya orangtua mengantarkan anak di hri perdana masuk sekolah, Senin

Pantauan detikcom di SMPN 29 Jl Prof Dr Moestopo terlihat kendaraan roda dua ataupun roda empat yg mengantar putra putrinya ke luar masuk dengan cara bergelombang.

Tidak sedikit PNS yg kelihatan pula menurunkan buah hatinya di depan gerbang. Sebelum masuk, putra putrinya yg baru masuk kelas 7 atau 1 SMP itu berpamitan bersama cium tangan.

“Belajar yg serius ya nak, ikuti peraturan di sekolahan,” pesan seseorang PNS yg mengendarai motor matik terhadap putrinya yg berseragam merah putih (seragam SD).

 

PT Equityworld Futures: Hari pertama masuk sekolah Jalan – jalan Menjadi macet

 

Para peserta didik baru yg masuk hri mula-mula dapat mengikuti periode Pelayanan Orientasi peserta didik(LOS).

Kelihatan mereka mengambil beras & sebanyak mie instan tepat pemberitahuan diawal mulanya.

Tapi ada pun jumlahnya peserta didik yg terlupa. Mereka tergopoh-gopoh lari kembali orangtuanya yg kebetulan belum beranjak dari depan gerbang.

Wali Kota Tri Rismaharini memang lah mengingatkan utk PNS cuma boleh mengantar hingga gerbang biar jam masuk kerjanya tak terlambat.

Salah satunya yakni M Awaludin Ilham. Dia mengaku lupa & meminta ibunya mengambilkan paket beras 2 kg & 5 mie instant yg utk baksos itu.

“Lupa bu,” kata peserta didik asal SDN Percobaan Surabaya. Untungnya dirinya datang lebih awal maka sanggup tercukupi tugasnya.

Sekolah yg dipimpin Sri Giyanti ini di hri perdana diawali bersama upacara bendera.

Wajah para peserta didik baru ini kelihatan berbinar. Begitu para guru pun menyongsong kehadiran peserta didik dgn ramah & senyuman di depan sekolah.

“Selamat pagi, yg semangat ya belajarnya kelak,” kata satu orang guru usai menyalami peserta didik baru.

Pantauan di ruangan, lebih dari 13 peserta didik hampir pingsan ketika upacara terjadi.

Para guru & panitia orientasi sigap dikala menonton ada peserta didik yg tak kuat.

Mereka yg tak kuat kebanyakan mengaku belum sarapan & sakit perut. Oleh guru seterusnya para peserta didik itu diistirahatkan biar pulih kembali.

Sesudah upacara bubar, para peserta didik serta masuk ke kelas masing-masing.

news by PT Equityworld Futures