Harga Minyak Mentah Dunia Masih Tertekan Penguatan Dollar AS

PT Equityworld Futures – Harga minyak mentah ditutup lebih rendah terhadap akhir perdagangan akhir minggu Sabtu dinihari

tertekan penguatan dolar AS didukung data tugas AS yg kuat.

Indeks AS dollar naik 0,45 % sesudah data menunjukkan kerja AS naik lebih dari yg diperkirakan kepada bln Juli & penghasilan naik,

meningkatkan mungkin saja kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve th ini.

Penciptaan tugas AS naik lebih dari yg diperkirakan utk bln ke-2 berturut-turut terhadap bln Juli

dan bayaran naik, memperkuat ekspektasi pertumbuhan ekonomi yg lebih serta-merta, & meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve thn ini.

Nonfarm payrolls naik 255.000 tugas sesudah direvisi naik 292.000 terhadap bln Juni, bersama penciptaan tugas berbasis luas

di seluruhnya bagian ekonomi, Departemen Tenaga Kerja mengemukakan terhadap hri Jumat.

Ekonom yg disurvei oleh Reuters sudah memperkirakan payrolls meningkat 180.000 terhadap bln Juli.

 

PT Equityworld Futures: Harga Minyak Mentah Dunia Masih Tertekan Penguatan Dollar AS

 

Dollar yg lebih kuat menciptakan minyak & komoditas yang lain dalam mata duit greenback kurang terjangkau

utk pemegang euro & mata duit yang lain, umumnya mengurangi permintaan buat bahan baku tersebut.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) ditutup 13 sen lebih rendah, atau 0,31 %, terhadap $ 41,80 per barel.

Sedangkan harga mentah berjangka patoka internasional Brent diperdagangkan turun 2 sen jadi $ 44,27 per barel.

Buat mingguan, Brent berada di rute buat kenaikan lebih kurang 3 % sementara WTI naik 0,48 %, dibantu oleh teknis short-covering & bargain-hunting yg mendorong harga minyak naik nyaris 6 % selagi dua sesi terakhir.

news by PT Equityworld Futures