Harga Indeks Saham Gabungan Bergerak Fluktuatif Di 5.378,2

PT Equityworld Futures – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di buka di dua zona terhadap transaksi perdagangan pagi ini (15/8). Berdasarkan data RTI, terhadap pukul 09.13 WIB, indeks tertulis turun tidak tebal 0,07% jadi 5.373,9.

padaa transaksi diawal mulanya, indeks pernah naik 0,35% jadi 5.396,2.

Asing nampak mulai sejak melepas kepemilikannya atas saham-saham Indonesia. Pagi ini, nilai penjualan bersih (net sell) asing di semua market mencapai Rupiah 22,7 miliar. Sedangkan net sell asing di pasar reguler senilai Rupiah 23 miliar.

Jumlah saham yg naik mencapai 103 saham. Sedangkan 39 saham tertekan & 78 saham yang lain tidak bergerak. Adapun volume transaksi perdagangan hri ini melibatkan 205,816 juta saham dgn nilai transaksi Rupiah 160,049 miliar.

Dengan Cara sektoral, ada tujuh bidang yg melesat. Tiga bagian dgn kenaikan paling besar di antaranya : bagian keuangan naik 0,71%, bagian barang customer naik 0,55%, & bagian manufaktur naik 0,41%.

 

PT Equityworld Futures: Harga Indeks Saham Gabungan Bergerak Fluktuatif Di 5.378,2

 

Saham-saham indeks LQ 45 bersama kenaikan paling tinggi di antaranya : PT Elnusa Tbk (ELSA) naik 2,94% jadi Rupiah 525, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik 2,94% jadi Rupiah 2.020, & PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 1,92% jadi Rupiah 159.

Adapun di posisi unggul losers indeks LQ 45, terdapat saham-saham : PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 1,91% jadi Rupiah 2.570, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 1,82% jadi Rupiah 10.800, & PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun 1,65% jadi Rupiah 4.160.

Bursa Asia tidak berdaya

Sedangkan bursa Asia memerah kepada transaksi perdagangan pagi ini (15/8). Mengutip data Bloomberg, terhadap pukul 09.26 diwaktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific mencatatkan penurunan 0,4%. Bagian dgn penurunan terdalam yaitu bidang tambang yg diakibatkan anjloknya harga nikel se besar 4% Jumat (12/8) dulu.

Sementara itu, data CNBC menunjukkan, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%, indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru naik 0,1%, indeks Topix Jepang turun 0,2%, & indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2%.

Pergerakan bursa Asia pagi ini dipicu oleh data PDB Jepang yg mencatatkan pertumbuhan nol alias flat terhadap kuartal bersama musim April sampai Juni.

Terhadap basis tahunan, PDB Jepang tumbuh 0,2%. Angka tersebut melambat dengan cara dramatis dari kenaikan 1,9% terhadap musim tiga bln mula-mula thn ini.

Sementara, hasil polling Reuters menunjukkan, para ekonom memprediksi adanya kenaikan tahunan 0,7% & kenaikan kuartalan se gede 0,2%.

news by PT Equityworld Futures