Harga Emas Sentuh Level US$ 1.315,27

PT Equityworld Futures, New York – Harga emas naik imbas dollar Amerika Serikat (AS) tergelincir pada banyaknya mata duit mutlak yang lain.

Tersangka pasar serta menanti kapan kenaikan suku bunga bank sentral AS atau the Federal Reserve.

Harga emas di pasar spot naik 0,4 prosen jadi US$ 1.323,50 per ounce. Harga emas pernah sentuh level US$ 1.315,27 terhadap perdagangan Selasa,

dan sentuh level terendah lebih dari seminggu.

Harga emas berjangka naik 0,18 % jadi US$ 1.326,10. Harga perak naik 0,9 % jadi US$ 19,02 per ounce.

Cita-cita bank sentral AS menaikkan suku bunga kepada minggu depan berkurang. Katalis itu memicu tekanan ke dollar AS.

 

PT Equityworld Futures: Harga Emas Sentuh Level US$ 1.315,27  Imbas Turunnya Dollar

 

“Kenaikan suku bunga AS jadi hal mutlak pengaruhi harga emas. Dalam jangka pendek tersangka pasar dapat menonton data ekonomi AS. Ini seluruhnya menyangkut anggaran memegang emas,” papar Analis Natixis Bernard Dahdah seperti dikutip dari page Reuters, Kamis (15/9/2016).

Goldman Sachs menyebut cita-cita ada kenaikan suku bunga terhadap Desember 2016 jadi 40 prosen.

“Kami yakin ketentuan menaikkan suku bunga terhadap 2016, & itu menjadi salah satu langkah meningkatkan risiko ekonomi & dapat menguntungkan emas,” papar Portfolio Manager and Strategist VanEck International Investors Gold Fund Joe Foster.

Lebih lanjut dia memaparkan, antisipasi kenaikan suku bunga & dollar AS memang lah bakal pengaruhi gerak harga emas.

Dalam laporan UBS Wealth Management menyebutkan seandainya harga emas berada di kisaran US$ 1.275-US$ 1.425 per ounce dalam tiga bln. Tapi menaikkan target harga jadi US$ 1.350 dalam satu thn.

news by PT Equityworld Futures