Harga Emas Naik Akibat Pelemahan Dollar US

PT Equityworld Futures – Bursa Saham AS ditutup melemah terhadap akhir perdagangan Jumat dinihari tadi, meruntuhkan kenaikan beruntun sembilan hri Dow,

tertekan pelemahan harga minyak mentah & pasar konsolidasi menjelang jumpa Fed minggu depan. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,42 prosen terhadap 18,517.2,

dengan penurunan paling atas saham Intel.

Indeks S dan P 500 ditutup turun 0,36 prosen terhadap 5,073.90 bersama bidang Industri & bahan memimpin delapan bidang yg lebih rendah.

Indeks Nasdaq berhenti turun 0,31 prosen ke 5,073.90.

Bursa Asia pagi ini di buka lemah mengikuti pelemahan bursa Wall Street.

Terpantau Indeks Nikkei turun 1,02% terhadap 16.639,06. Indeks ASX 200 turun 0,26 prosen kepada 5.498,20. Indeks Kospi turun 0,17% kepada 2.008,75.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS kepada akhir perdagangan dinihari tadi berhenti turun 2,19 prosen, terhadap 44,75 dolar per bare.

sesudah kenaikan persediaan bensin AS mendorong pasokan di pengguna minyak paling besar dunia ke rekor tinggi, memperkuat kekhawatiran kekenyangan global.

Harga minyak mentah terhadap perdagangan seterusnya berpotensi melemah bersama sentimen kekenyangan pasokan global.

 

PT Equityworld Futures: Dampak Keputusan Bank Sentral Eropa untuk mempertahankan suku bunga

 

dan butuh dicermati pergerakan dolar AS yg bila konsisten melemah dapat menolong mengangkat harga minyak mentah.

Sedangkan harga emas spot kepada perdagangan dinihari tadi mogok naik 1,27 % terhadap 1,332.30. dolar per tory ons,

terpicu pelemahan dollar AS & bursa Eropa sesudah Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga tak beralih.

Harga emas terhadap perdagangan setelah itu berpotensi menguat bersama potensi pelemahan bursa global & dolar AS.

Dari pasar valas, Dollar AS tergelincir dari enam pekan pada yen terhadap hri Kamis sesudah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda,

mengemukakan BOJ tak menonton keperluan utk mendorong ekonomi dgn “helicopter money.” EURUSD naik 0.11% terhadap 1.1025.

GBPUSD naik 0.12 prosen kepada 1.3228. USDJPY turun 0.96 persen, terhadap 105.80. Dolar AS diperkirakan bakal menambahkan pelemahan.

Dari pasar bekal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan terhadap penutupan perdagangan Kamis (21/07) berhenti turun 0,49 % terhadap 5216.97.

Pelemahan IHSG terdorong tindakan profit taking investor lokal..

Pelemahan bursa global jadi sentiment negative IHSG hri ini.

IHSG buat perdagangan setelah itu, diperkirakan dapat ada di kisaran support 5178-5198 & resisten 5253-5288.

Saham-saham yg menarik utk dicermati hri ini : BBRI, SMRA, INCO & SILO.

Data indikator ekonomi yg butuh dicermati hri ini ialah Bisnis Sentiment Indicator Tiongkok,

Nikkei Manufacturing PMI Jepang, Jerman, Inggris, Zona Eropa pula AS.

news by PT Equityworld Futures