Harga Emas Jatuh Karena Penguatan Dollar Pasca Trump Effect

PT Equityworld Futures, Jakarta Harga emas jatuh ke level terendah dalam lima bulan,

penguatan dolar menekan Amerika Serikat dan investor khawatir bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember.

Halaman rumah Wall Street Journal, Selasa (2016/11/15), harga emas untuk pengiriman Desember ditutup 0,2 persen pada $ 1.221.70 per troy ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Perdagangan logam mulia di level terendah sejak 1 Juni jatuh ke titik terendah dari $ 1,211.00 per ounce selama sesi.

Indeks dolar Wall Street Journal, yang membandingkan dolar terhadap sekeranjang mata uang lainnya, naik 0,8 persen.

Dolar yang lebih kuat menyebabkan harga emas menurun. Karena ini akan menjadi logam mulia paling mahal bagi investor asing ketika dolar naik.

 

PT Equityworld Futures: Harga Emas Jatuh Karena Penguatan Dollar Pasca Trump Effect

“Emas terus menghadapi angin, dolar AS terus mempengaruhinya,” kata analis Commerzbank.

Optimisme tentang pertumbuhan ekonomi di bawah pemerintahan Trump telah mendorong investor membuang aset yang lebih aman

seperti emas dan membeli aset berisiko lainnya.

saham telah meningkat ke posisi tertinggi baru-baru ini setelah pemilu, dengan Dow Jones Industrial Average mencapai perdagangan rekor.

“Logam ini masih terjebak dalam euforia baru dalam pertumbuhan AS,” kata Peter Hug, Direktur Kitco Metals Global Trading dalam sebuah catatan.

outlook menaikkan suku bunga The Fed, pada bulan Desember juga menekan kepercayaan investor di emas.

Pada hari Senin, Federal Reserve Bank of kursi Dallas Robert Kaplan mengatakan bank sentral akan mengambil langkah-langkah

bijaksana terkait dengan kenaikan suku bunga, dengan pandangan kondisi ekonomi sebagai akibat dari suku bunga rendah.

news by PT Equityworld Futures