Equityworld Futures Pusat : Shanghai Composite Index Naik Di Sela Sela Pembicaran Dagang Dengan AS

Equityworld Futures Pusat – Saham Asia naik pada hari Jumat, dipimpin oleh lonjakan ekuitas China, di tengah harapan bahwa Washington dan Beijing membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan, sementara imbal hasil obligasi global bergerak lebih tinggi setelah penurunan berkepanjangan di tengah kekhawatiran tentang prospek ekonomi.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5 persen sementara Nikkei Jepang bertambah 1 persen.

 

Equityworld Futures Pusat : Shanghai Composite Index Naik Di Sela Sela Pembicaran Dagang Dengan AS

Shanghai Composite Index naik lebih dari 2 persen.

Suasana di pasar lebih cerah setelah pejabat AS mengatakan China telah membuat proposal dalam pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat tentang berbagai masalah yang lebih jauh dari sebelumnya, termasuk transfer teknologi secara paksa.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pada hari Jumat bahwa ia memiliki “jamuan kerja produktif” pada malam sebelumnya di Beijing, memulai satu hari pembicaraan yang bertujuan untuk menyelesaikan sengketa perdagangan pahit antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Keuntungan di Wall Street juga mendukung optimisme investor. S&P 500 pada hari Kamis naik 0,36 persen dan Nasdaq Composite bertambah 0,34 persen. (N)

Meskipun turbulensi baru-baru ini, S&P 500 telah memperoleh 12,3 persen sejauh kuartal ini, yang akan menandai kinerja kuartalan terbaik sejak 2009 jika berkelanjutan.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS naik menjadi 2,403 persen dari level terendah 15-bulan 2,352 persen yang disentuh pada hari Kamis setelah penurunan yang hampir tanpa henti sejak nada dovish Fed pekan lalu memicu kekhawatiran tentang prospek ekonomi AS.

Investor telah waspada tinggi sejak hasil pada nota 10-tahun turun di bawah yield Treasury AS tiga bulan Jumat lalu, sebuah inversi dari kurva imbal hasil yang secara luas dilihat sebagai indikator resesi.

Data pada hari Kamis menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS lebih lambat dari yang diperkirakan pada kuartal keempat, dengan pertumbuhan PDB direvisi turun menjadi 2,2 persen tahunan dari pembacaan sebelumnya 2,6 persen.

“Ekonomi melemah dan akan melunak untuk saat ini. Tetapi apakah AS memasuki resesi masih bisa diperdebatkan,” kata Mutsumi Kagawa, kepala strategi global di Rakuten Securities.

“Imbal hasil obligasi yang lebih rendah akan mendukung perekonomian sementara (Presiden AS Donald Trump) kemungkinan akan mengambil langkah-langkah untuk mendukung perekonomian saat ia berusaha pemilihan kembali. Ekonomi akan meningkat akhir tahun ini,” katanya.

 

news edited by Equityworld Futures Pusat