Equityworld Futures Pusat : Indeks Saham Asia Di Prediksi Akan Naik Untuk Yang Keempat Kalinya Karena Di Tunjang Pertumbuhan Ekonomi Yang Solid

Equityworld Futures Pusat – Saham Asia tampaknya akan memperpanjang kenaikan mereka menjadi hari keempat berturut-turut pada hari Rabu karena pertumbuhan ekonomi yang solid, sementara harga minyak berada pada tingkat bull pada harapan perpanjangan pemotongan output oleh produsen minyak utama.

Indeks MSCI terluas di Asia-Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS naik 0,3 persen pada awal perdagangan sementara Nikkei Jepang. N225 naik 1,0 persen.

 

Equityworld Futures Pusat : indeks saham asia naik empat hari berturut – turut

Tiga indeks utama Wall Street. DJI .SXP .IXIC menguat pada hari Selasa sampai akhir Oktober dengan kenaikan bulanan terbesar sejak Februari.

Pasar menunjukkan sebuah respon yang tidak jelas setelah seorang sopir truk pickup membunuh delapan orang dan melukai lebih dari selusin lainnya dengan mengendarai sebuah jalur sepeda di New York City, sebuah insiden yang dilakukan pihak berwenang A.S. adalah serangan teroris.

Investor terfokus pada kemajuan rencana pemotongan pajak A.S. yang dikembangkan oleh Presiden Donald Trump dan rekan-rekan Republikan dan pengumuman Trump tentang kepala Federal Reserve berikutnya. Gedung Putih mengatakan dia akan mengungkapkan pilihan Fed-nya pada hari Kamis.

Perundang-undangan pajak telah diharapkan pada hari Rabu, namun beberapa sumber mengatakan bahwa anggota Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat A.S. akan menunda pembebasan tersebut untuk satu hari karena anggota parlemen mencoba mengatasi perbedaan yang melibatkan perlakuan terhadap rekening tabungan pensiun dan pajak negara bagian dan lokal.

“Jika negosiasi tergelincir, itu akan berdampak negatif pada pasar jadi kita perlu berhati-hati,” kata Masahiro Ichikawa, ahli strategi senior di Sumitomo Mitsui Asset Management.

Keputusan Trump mengenai kursi The Fed telah menghentikan dimulainya pertemuan dua hari kebijakan di Washington pada hari Selasa, meskipun secara luas diperkirakan akan meninggalkan suku bunga yang tidak berubah dalam pernyataannya pada hari Rabu.

Trump kemungkinan akan memilih Gubernur Fed Jerome Powell, yang dipandang lebih dovish terhadap suku bunga dan dengan demikian pasar saham relatif ramah, sumber mengatakan kepada Reuters.

Harapan bahwa Powell akan memimpin Fed telah membantu menurunkan imbal hasil obligasi A.S. dan dolar minggu ini.

 

news edited by Equityworld Futures Pusat