Dampak Positif Gagalnya Kudeta di Turki Bagi Saham Saham Asia

PT Equityworld Futures, JAKARTA – Nilai pindai rp pada dollar Amerika Serikat (USD) kepada perdagangan awal minggu ini di buka melemah menyambung pelemahan akhir minggu tempo hari. Rp menguat terhadap disaat mata duit Turki, lira menguat pada USD.

Posisi rp kepada USD berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) BI kepada pagi ini di buka di level Rp13.112/USD.

Posisi ini tertulis memburuk dari posisi penutupan akhir tempo hari di level Rp13.086/USD.

Sementara menurut data Bloomberg, rp di buka berada terhadap posisi Rp13.141/USD dgn kisaran harian Rp13.093-Rp13.148/USD.

Posisi ini memperlihatkan rp melemah dibanding penutupan pada awal mulanya yg berada di level Rp13.096/USD, tapi pada jam 10.00 WIB pagi sejak mulai bergerak ke level Rp13.102/USD.

Di sudut lain, data Yahoo Finance di buka kepada level Rp13.090/USD

atau stabil dibanding penutupan akhir minggu tempo hari yg pula berada di level 13.090/USD.

Tapi, terhadap pukul 10.00 WIB rp tertulis ke level Rp13.092/USD bersama kisaran harian Rp13.065-Rp13.140/USD.

 PT Equityworld Futures: Mata Uang Turki menguat terhadap dollar USD

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (18/7/2016), mata duit Turki, lira naik pada USD & yen jatuh dengan cara luas

sesudah pihak mempunyai wewenang Turki menggagalkan upaya kudeta sewaktu akhir minggu, mengurangi kekhawatiran investor berkenaan ketidakpastian politik & risiko geopolitik.

Lira Turki mengalami sekian banyak kerugian kepada Jumat disaat tergelincir nyaris 5% lantaran adanya info dari upaya kudeta yg menciptakan investor ketakutan.

Terhadap awal perdagangan Asia hri ini, lira pada USD naik sampai 2,2% & terakhir diperdagangkan di level 2,9700

atau naik kurang lebih 1,7% terhadap hri itu. Nyaris 3.000 komplotan militer di Turki yg diduga terhadap Sabtu & memerintahkan ribuan hakim utk ditahan

 

sesudah menggagalkan kudeta oleh pemberontak bersama memakai tank & helikopter tempur buat cobalah menggulingkan Presiden Tayyip Erdogan.

Yen merosot yang merupakan risk aversion investor mereda. USD pada yen serta sukses naik 0,5% ke level 105,49.

Sementara, euro pada yen naik 0,8% jadi 116,63 & pada USD, euro naik 0,2% ke level 1,1056.

Yen dianggap sbg mata duit safe haven, lantaran status kreditur bersih Jepang.

Akibatnya, yen condong naik terhadap diwaktu pasar stres, tapi tidak jarang berada dibawah tekanan diwaktu risiko investor appetite membaik.

Satoshi Okagawa, analis senior pasar global buat Sumitomo Mitsui Banking Corporation di Singapura menyampaikan,

USD mungkin saja bakal membawa bernafas kurun waktu dekat, sesudah naik tajam pada yen minggu dulu.

“Saya pikir yen mungkin saja menepi lebih tinggi. Aku tak menginginkan USD jatuh di bawah 100 yen,

namun bisa saja dapat mempunyai dikala yg susah naik di atas 107 & kemungkinan dapat sedikit berat,” kata Okagawa.

Yen sudah meluncur lebih dari 4% pada USD minggu dulu utk kinerja paling buruk mingguan sejak akhir 2009,

tertekan oleh spekulasi bahwa Jepang kemungkinan mengadopsi langkah-langkah stimulus ekonomi lebih agresif, merupakan “helicopter money” handout utk penduduk utk mendorong belanja.

news by PT Equityworld Futures