Dampak Politik Inggris Terhadap Bursa Saham Dunia

PT Equityworld Futures – Mengakhiri perdagangan pasar keuangan global hri Selasa (12/7) keadaan pasar keuangan makin kondusif merespon keadaan politik terakhir di Inggris & bisnis perbaikan ekonomi di Jepang.

Kekhawatiran efek Brexit mulai sejak mereda sesudah dijamin seseorang Theresa May jadi PM Inggris yg baru menukar David Cameron.

Di Asia Jepang PM Shinzo Abe serentak meluncurkan paket stimulus utk ekonomi negeri terkuat nomer 2 di Asia.

Merespon keadaan tersebut, bursa Saham AS teruskan penguatan yg lumayan signifikan yg serta didukung oleh penguatan harga minyak mentah.

Indeks Dow Jones naik 0,66 % ke posisi 18,347.67, bersama kenaikan teratas saham Goldman Sachs. Indeks S dan P 500 naik 0,70 % ke posisi 2,152.14,

dgn bagian energi memimpin tujuh bagian yg lebih tinggi & Indeks Nasdaq naik 0,69 prosen ke posisi 5,022.82.

Bursa Asia pagi ini pula di buka menguat mengikuti bursa Wall Street yg naik .

Terpantau Indeks Nikkei melonjak 1.87% kepada 16396.73. Indeks ASX 200 naik 0.65 persen terhadap 5388.10. Indeks Kospi naik 0.98% terhadap 2010.79.

PT Equityworld Futures: Bursa Asia pagi ini pula di buka menguat mengikuti bursa Wall Street yg naik

 

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah melonjak jumlahnya 4 % terhadap akhir perdagangan hri Selasa di AS terdukung tindakan short covering sesudah mencapai posisi terendah dua bln di sesi diawal mulanya,

yg dipicu oleh pelemahan dolar AS & penguatan bursa AS.Harga minyak naik 4,56 prosen jadi $ 46,80 per barel. Buat perdagangan setelah itu harga terus naik oleh laporan EIA tengah malam kelak.

Tapi berjalan pelemahan kepada perdagangan emas, di mana harga emas jatuh buat hri ke-2 berturut-turut mandek rally pasar saham global.

Emas turun banyaknya 1,54 % jadi $ 1,334.01 per troy ons. Kepada perdagangan setelah itu harga emas berpotensi turun oleh kuatnya perdagangan saham global.

Dari pasar valas,Dolar AS turun tajam pada sekian banyak rivalnya seperti pound sterling, euro & kurs komoditas.

Pound menguat sesudah Gubernur Bank of England Mark Carney menyampaikan bahwa tak ingin ada “krisis kredit” seperti yg dialami kepada th 2008 & 2009 di Inggris. Kita menyaksikan pagi ini dolar masihlah melemah bersama
EURUSD 0.00 prosen 1.1060
GBPUSD 0.16 persen 1.3291
USDJPY -0.18 persen 104.53

Dari pasar bekal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan Selasa (12/7) naik 0,6% ke posisi 5099,53 yg mendapat dukungan kuat dari tindakan beli investor asing sampai masuk 1,5 triliun.

Dengan Cara teknikal pergerakan IHSG utk perdagangan setelah itu rawan koreksi bersama kisaran support 5055-5077 & resisten 5121-5143. Saham-saham yg menarik buat dicermati hri ini : ASII, ADHI, SILO & EXCL.

Data indikator ekonomi yg butuh dicermati hri ini yakni data ekspor impor Tiongkok terhadap sesi Asia, data porduksi industri & inflasi kawasan Eropa juga laporan harga impor Amerika tidak hanya laporan biaya pemerintah AS terhadap sesi Amerika.

news by  PT Equityworld Futures