Bursa ASIA Kembali Terpuruk Di Minggu Ini Dampak Kebijakan The Fed

PT Equityworld Futures, Jakarta – Bursa saham Asia memperpanjang kinerja negatif kepada minggu ini sesudah turun kepada pembukaan perdagangan hri ini. Penurunan saham Asia berlangsung menjelang pidato bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve.

Investor tengah cemas bersama pidato oleh Gubernur the Fed, Janet Yellen. Kuat dugaan bank sentral bakal menaikkan suku bunga.

Index Topix Jepang anjlok paling tidak sedikit di minggu ini. Saham di indeks Australia & Korea Selatan pula mengalami penurunan. Sementara indeks di China & Hong Kong diramalkan naik.

Sementara S&P 500 kontrak Indeks sedikit beralih sesudah hri ke-2 kerugian di saham AS. Mata duit Jepang itu menuju penurunan mingguan mula-mula versus dollar di lebih dari satu bln.

 

PT Equityworld Futures: Bursa ASIA Kembali Terpuruk Di Minggu Ini Dampak Kebijakan The Fed

 

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (26/8/2016), MSCI Asia Pacific turun 0,4 prosen terhadap pukul 09.04 disaat Tokyo, menuju penurunan mingguan 0,5 prosen. Topix kehilangan 0,9 %, sedangkan indeks Australia S&P/ASX 200 pun anjlok 0,5 %.

Kontrak S&P 500 sedikit beralih sesudah tergelincir 0,1 % terhadap Kamis. Kontrak terhadap indeks Hong Kong, Hang Seng meneruskan 0,3 % & FTSE China A50 Index serta naik 0,2 %.

Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,9 % jadi 127,75 kepada pukul 09.15 saat Tokyo. Indeks tersebut naik 8,2 prosen kepada bln dulu, mengakhiri seperempat kuartal penuh gejolak di pasar global.

Ekuitas sudah kembali pulih dari penurunan terhadap Pebruari sebab bank sentral Federal Reserve meyakinkan investor bahwa mereka tak ingin terburu-buru menaikkan budget pinjeman. Pemulihan tersebut paling terang dialami oleh indeks Hang Seng, Hong Kong.

ndeks Topix Jepang turun 1 % sesudah laporan menunjukkan pesanan mesin turun kepada bln Pebruari buat mula-mula kalinya dalam tiga bln.

Yen sedikit beralih sesudah naik selagi enam hri berturut-turut. Ekuitas patokan turun 18 % terhadap th 2016, penurunan tertajam di pasar global di belakang Italia. BlackRock Inc, pengelola duit paling besar didunia berada di antara perusahaan yg mengakhiri naiknya harga terhadap ekuitas Jepang.

Kemiripan Terkecil: 65%

new by PT Equityworld Futures