Info Mudik Untuk Jalur Alternatif Selatan Masih Lancar

PT Equityworld Futures – Pemudik yg melintasi Pantura mesti terpaksa bermacet-macetan, baik yg di rute arteri ataupun lewat tol.

Factor tidak sama berlangsung di rute selatan yg ramai tidak tersendat sampai hri ini.

“Jalur alternatif selatan Garut-Rancamaya ramai tidak tersendat, tak terlampaui padat,

” kata Kapolres Tasik Kab, AKBP Nugroho Arianto waktu dihubungi, Senin (4/7/2016) pukul 12.00 WIB.

diluar itu, jurusan Cigalonta lewat Singaparna serta tidak tersendat.

 

PT Equityworld Futures: Jalur alternatif selatan Garut-Rancamaya ramai tidak tersendat, tak terlampaui padat

Demikian serta di jurusan Cikunir masuk ke Tasik.

“Rata-rata siang ini ada banyak pemudik lokal. Namun ada pula bus-bus yg telah melintas,” ujarnya.

Sementara itu, dulu lintas arus mudik di Ciamis serta tetap tidak tersendat.

Kepadatan cuma di sekian banyak titik, salah satunya di kawasan Cisaga.

“Selain itu, tetap tidak tersendat. Kecepatan kendaraan dapat 40-50 km/jam,” tutur Kapolres Ciamis AKBP Didi Hayamansyah disaat dihubungi terpisah.

Kemacetan di jurusan selatan terhadap pagi tadi berjalan di Cagak, Nagreg, Bandung.

Polisi setelah itu memberlakukan rekayasa dulu lintas satu arah.

Polisi memberlakukan system one way tiap-tiap 15 menit sekali utk pemudik yg mau menuju Garut & Tasik.

Tapi, bila volume kendaraan sebelum Jalan Cagak makin padat, dua trayek tersebut mesti di buka buat mengurai kemacetan.

Utk rute alternatif ke Gunungkidul serta dapat melintasi jurusan selatan,

merupakan dari Toyan-simpang tiga Kadirojo-Palpabang-Imogiri setelah itu melalui Panggang. Factor ini pun berlaku utk arus balik dari arah sebaliknya.

Tambah Rambu
Dishub pula menambah rambu dulu lintas di rute alternatif dari Bantul ke Gunungkidul via Imogiri.

Pasalnya, di wilayah tersebut lumayan minim rambu-rambu & penerangan maka rawan berlangsung kecelakaan.

Suwito memaparkan, tambahan rambu di wilayah rute alternatif ini yakni salah satu acara utk menghadapi arus mudik Lebaran.

Di wilayah Imogiri, juga sebagai rute alternatif menuju Wonosari, Gunungkidul, pihaknya menemukan tetap lumayan tidak sedikit rambu yg kurang.

“Apalagi, jalan di sana pun relatif sempit & meliuk-liuk naik turun. Rambu-rambu ini lumayan utama,” ucap Suwito.

sampai sekarang, Dishub sudah sediakan water barrier banyaknya 45 buah, traffic cone banyaknya 175 buah buat rekayasa dulu lintas.

Pula, 60 buah buat portabel tata cara arah yg bakal ditempatkan di trayek penting & jurusan alternatif.

Sementara itu, Kepala Unit Dulu Lintas Polres Bantul, AKP Mohammad Faisal Pratam meneruskan,

pihaknya sudah menyiapkan dua tim pengurai yg dapat mengatasi titik kemacetan di sekian banyak wilayah.

Tim ini bakal mengurai kemacetan utamanya di wilayah Jalan Wonosari (Bukit Bintang), jalan Parangtritis, & seputar ring road selatan.

“Masing-masing tim terdiri dari enam orang yg siap mengurangi kemacetan.

Mereka memakai sepeda motor buat menjalankan tugasnya,” papar Faisal.

Adapun, buat mengurai kemacetan di titik yang lain, pihaknya telah menempatkan personel di lima pos pengamanan & satu pos induk.

Personel ini bakal siap terjun kalau ada kemacetan di ruas-ruas jalan tersebut.

“Untuk titik yg amat sangat tertunda & telah kami utk rekayasa terutama di Bukit Bintang, Pantai Parangtritis & pun kira kira Pasar Mangiran,” ucap beliau.

 

news by PT Equityworld Futures