Bahaya, Anti Euro Mulai Marak Di Kawasan Eropa

PT Equityworld Futures – Uni Eropa (EU) berada dalam kondisi bahaya, imbas dari hasil referendum Inggris, kabar terbaru yaitu munculnya suara-suara anti Euro muncul dari kawasan tersebut.

Beberapa partai ultranasional di negara Prancis, Belanda, Italia dan Denmark mulai bersuara untuk menggelar referendum serupa.

Marine Le Pen, selaku pemimpin Partai National Front Prancis memuji sikap Inggris dengan keputusan warganya yang akhirnya memilih leave.

Menurut dia, UE telah runtuh, banyak retakan di mana-mana, ia menegaskan bahwa Prancis memiliki lebih dari seribu alasan untuk meninggalkan UE jika dibandingkan dengan Inggris.

PT Equityworld Anti Euro Marak Di Kawasan Eropa

PT Equityworld Futures: Perancis, Italia dan Belanda juga akan menggelar referendum

Politikus yang tengah mencalonkan diri sebagai Presiden Prancis, berjanji akan menggelar referendum jika terpilih nanti.

Sementara Geert Wilders, politisi dan Pemimpin Party for Freedom Belanda menegaskan bahwa Belanda harus menggelar referendum secepatnya.

“Kami ingin berkuasa atas negara kami, uang kami, perbatasan kami, dan kebijakan imigrasi kami,” tegasnya.

Dan hal ini sangat beralasan, dimana berdasar survei yang dilakukan baru-baru ini, hampir 54% warga Belanda ingin referendum.

Belanda sendiri bakal menggelar pemilu Maret mendatang. Dan beberapa hasil polling menunjukkan bawa Wilders berada dalam posisi memimpin.

“Kita ingin bertanggung jawab atas negara kita sendiri, uang kita sendiri, perbatasan kita sendiri, dan kebijakan imigrasi kita sendiri,”

Demikian cetus politikus antiimigrasi itu seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat 24 Juni 2016.

“Secepat mungkin Belanda perlu mendapatkan kesempatan untuk menyatakan keputusan mereka soal keanggotaan Belanda di Uni Eropa,” ujar pendiri dan pemimpin partai Dutch Party for Freedom itu.

Belanda akan menggelar pemilihan umum untuk memilih perdana menteri (PM) pada Maret 2016 mendatang.

Wilders ikut mencalonkan diri dalam pemilihan tersebut dan menurut sejumlah polling saat ini, Wilders menjadi kandidat favorit.

“Jika saya menjadi perdana menteri, akan ada referendum di Belanda soal meninggalkan Uni Eropa. Biarkan rakyat Belanda memutuskan,” imbuh anggota parlemen itu.

Hasil survei terbaru Belanda menunjukkan, 54 persen warga Belanda menginginkan referendum untuk keluar dari Eropa Eropa.

Survei itu dilakukan oleh stasiun televisi Een Vandaag pekan ini.

PT Equityworld Futures: Pejabat Eropa berkumpul di Brussel-Belgia

Di Roma, Italia, Pemimpin Partai Northern League, Matteo Salvini dan politikus Partai 5-Star, Movement Luigi, menyerukan agar Italia menggelar referendum.

“Terima kasih Inggris, kini giliran kami,” ujar Salvini.

Dari Denmark, Thulesen Dahls yang merupakan pemimpin Party Kristian juga menginginkan negaranya mengikuti langkah Inggris.

Menurut dia, jika parlemen tidak setuju dengan reformasi pemerintahan dan meninggalkan UE, langkah terbaik adalah bertanya langsung kepada rakyat melalui referendum.

Esok para pejabat Eropa berkumpul di Brussel-Belgia, memulai pembicaraan terkait pemasalan kawasan tersebut.

Dimana pertemuan ini akan dilakukan selama dua hari, Selasa (28/06/2016) sampai Rabu (29/06/2016). Equity World Futures